PENCARIAN ANAK 11 TAHUN YANG HANYUT DI SUNGAI AIR TAWAR BARAT TERUS BERPADU DENGAN WAKTU
Hingga Minggu, 16 Agustus 2026, keberadaan Zaher belum diketahui. Tim SAR gabungan masih menyisir aliran sungai hingga menuju kawasan muara Pantai Air Tawar Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Zaher bersama sejumlah temannya tengah bermain dan mandi di tepi sungai.
Namun, situasi berubah ketika arus sungai yang cukup deras menyeret tubuh korban ke bagian tengah sungai yang lebih dalam. Teman-teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tidak berhasil menyelamatkannya. Mereka kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas Padang, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, relawan, serta masyarakat setempat.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet dan perahu nelayan. Tim juga terus memperluas area pencarian hingga ke arah muara, dengan mempertimbangkan kondisi arus sungai yang dapat membawa korban semakin jauh dari lokasi awal kejadian.
Di tengah pencarian yang terus berlangsung, keluarga Zaher masih bertahan di sekitar lokasi. Mereka menunggu dengan penuh harap agar putra mereka segera ditemukan.
Tim SAR gabungan memastikan pencarian terus dilakukan secara intensif. Setiap titik di sepanjang aliran sungai menjadi perhatian, sementara waktu menjadi tantangan tersendiri dalam upaya menemukan korban.
Hingga berita ini disiarkan, Zaher masih belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung.(Benny)



Tidak ada komentar